

Mungkin itulah kata2 yang ada dalam hati dan pikiranku saat ini. Orang akan merasa terharu jika mendengar cerita tentang “Perjuangan Cinta”, hem… tapi bukan itu yang ada dalam benakku. Aku yang mengalami sendiri, aku yang menjalani apa yang di sebut dengan “perjuangan cinta”. Yang namanya perjuangan pasti ada pengorbanan, selama ini diriku tak banyak kehilangan soal materi, namun hanya sebuah “Kesabaran” untuk mengejar dia selama ini yang membuat hati ini kadang menjadi gemes sekaligus perih. Siapakah dia?, dia adalah teman SMA-ku. Awalnya di saat aku kelas 2 SMA aku iseng-iseng saingan(lagaknya suka sama dia padahal belum sama sekali) ma temen2ku. Tapi apa yang terjadi, terjadilah… aku malahan suka beneran sama dia(waduh ini yang repot). Diriku yang waktu SMPnya katrok abis ini akhirnya “kesengsem” beneran ma yang namanya HN itu.
Fiuhh… perih rasanya di kala aku malahan bercekcok dengan temenku yang sama2 suka ma dia. Aku ga’ pengen saingan untuk membuat si HN jatuh hati sama aku, aku tidak menginginkan rasa cinta, sayang sama dia malahan membuat hubungan pertemanan aku dengan orang yang sama2 suka ma HN itu menjadi retak dan hancur. Tapi apa daya, orang yang suka ma HN(sebut saja AA) itu semakin menjadi-jadi menjatuhkan diriku setelah kami lulus SMA 2 tahun lalu. Aku hanya bisa bersabar dari dulu, karena aku dari kecil emang sukanya ngalah.
Akhir SMA yakni pas kelas tiga rasa spesial ma dia makin menjadi, tapi aku enggan mengungkapkan sama dia tentang perasaanku itu. Bukan karena aku takut, hanya karena aku menghormati dirinya. Aku paham akan komitmen hidupnya, aku paham akan cara pandangnya karena aku diam memperhatikan HN sekaligus memikirkan cara untuk mengungkapkannya. Akhirnya tibalah waktunya hari pengumuman kelulusan SMA tepatnya tanggal 19 Junii 2006, aku sudah merencanakan hari ini adalah sebagai hari yang perfect buat mengungkapkan perasaanku itu. Saat itu aku ditemani Ferdi(teman dekatku yang sangat memahami diriku) untuk menjelaskan smuanya sama HN, tapi Ferdi hanya sampai di gang jalan masuknya sementara aku jauh mengejar dia. Akhirnya sampai juga saatnya, deg2an adalah suatu hal yang wajar saat moment seperti itu dan aku pun mengalaminya. Aku pun ber-bla3 di depanya untuk mengungkapkan, tibalah saatnya untuk dia menjawab. Fiuhh.. akhirnya seperti yang telah aku prediksikan sebelumnya, dia akan menolak dan dengan jawaban yang begitu lembut, sopan, serta tidak menyakitkan hati ia menyatakan bahwa “Jodoh itu ada di tangan Allah” HN akan menunggu saat tiba waktunya dan jika kami memang jodoh pasti akan bertemu. Banyak lelaki tak akan puas mendengar jawaban seperti itu, tapi tidak dengan diriku. Hatiku malahan senang dalam perjalanan pulang, aku bahagia mendengarnya. Begitu jujur kata yang terucap dari mulutnya dan dapat aku lihat dari sorot matanya dia memang punya keteguhan hati akan komitmen dalam hidupnya.
Di awal kuliah, rasa spesial padanya mulai memudar. Aku sudah hampir menyerah kala itu, terlebih lagi karena kami jarang ketemu karena berlainan universitas. Akhirnya Allah memberi jalan kepadaku, Allah mendengar do’aku. Tiba2 teman dekatnya menjadi sahabat curhatku(namanya Dpy), dan dia pun jadi penghubung antara aku dan HN. Karena dia, aku menjadi sedikit menjadi lebih akrab dan terbuka sama HN. Bahkan aku berani main ke rumahnya sendirian hanya untuk sekedar mengobrol dengannya(padahal dulunya atut bgt mpe ga’ bisa ngomong di depannya). Dan di tahun 2008 ini, di saat ulang tahunnya yang jatuh pada tanggal 26 April 2008 aku memberikan sebuah kado sama dia. Aku berikan sebuah buku berjudul “Sang Pemimpi” karangan Andrea Hinata trilogi eh tetralogi dari novel “Laskar Pelangi”. Aku menghadiahkan buku itu karena dari judulnya aku menganggap diriku-lah “Sang Pemimpi”(meski aku belum baca isinya) yang telah mengagumi dirinya, berusaha mengambil hatinya. Aku menyelipkan surat ucapan Milad(ulang tahun) untuknya, surat yang aku tulis sampai “3″ lembar itu kembali mengungkapkan perasaanku lagi. Lidahku sudah kelu untuk mengucapkan kedua kalinya, untuk itu aku wakilkan ungkapanku dengan 3 lembar surat itu. Di dalam surat itu aku katakan kalau aku masih ada rasa sama HN dan aku ingin menjadi sahabatnya, aku tidak ingin menjadi orang yang akan mengotori hatinya karena aku menghormatinya.
Sehari setelah surat itu dibacanya, dia kemudian sms aku. Dia pun berkata, “Mau Sahabatan sampai kapan???”. Deg2 pyur hatiku membaca isi sms darinya. Semoga saja ini adalah pertanda baik bagiku dan baginya. Semoga suatu nanti hatinya akan terbuka untukku dan jika tiba saatnya nanti kala aku sudah siap dengan mental, materi, dan dari sisi keagamaanku aku pun akan mewujudkannya menjadi sebuah hubungan pernikahan Insyaallah. Karena pernikahan adalah suatu perwujudan dari rasa cinta yang paling indah.
RENCANA BESAR
Aku ada lagu buat dia :
RENCANA BESAR
Bisakah ku singgah di hatimu
Berharap sebentuk tempat yang tulus
Sesuatu yang kupercaya
Ada tersimpan di sana
Terlalu lama aku harus terdiam
Atau mungkin kutakpercaya sungguh
Akan kesempatan dan kemungkinan
Yang terjadi nanti
Karena Kuyakin akan pintu yang terbuka
Di antara hatimu dan hatiku
Aku punya rencana besar untuknya. Semoga diriku menjadi lebih sabar untuk menunggunya. Aku akan berusaha, dan sekarang akan terus kujadikan dia sebagai motivasi agar kuliahku semakin mantap. Semoga Allah meridhoi… amin…
Aku tidak malu, jika dia sampai baca smua ini. Smoga malahan bisa lebih memperjelas suratku yag kemaren.
Terimakasih untuk orang yang telah membaca artikel ini, Wasslmlkm Wr.Wb.
assalamu’alaikum…duch jd trharu bc curhatna akang!wah,q kok ikt dsbt2 qi!jd g enak!q salut jk memang km serius ma dya!q hargain pjuangn n pgorbnan!memang g mdh menynth hti bidadari!kt org,hdp adlh plhn!km pun bgtoe!jk km te2p bjuang,stdkny tak akn ada
pnysln krn bjuang utk mraih sesuatu yg g smwa org bs.tp jk km bhenti,mk ush slma ni hny akn jd kenangan dan pglman!tgl jln mn yg akn km plh!q bdoa mga apapun ti2k akhrna,tu yg tbaek bg smua!amin..
assssalamu’alaikum.wr.wb
^0^…….dedy,,,salut banget buwat perjuangan nya…
chaiyo……
mungkin q cuma bisa menyemangati dan mendoakan aja….
Allah pasti punya rencana yang baik plus indah tuk smua hambanya..
ga selamanya pa yang Qta pengen gampana/mudah buwat ngeraihnya..
ikhtiar dan usaha !!
Q yakin suatu saat pasti perjuangan kamu ga sia2…
pokmen,,,,tetap semangat ya !!!
( sekeras apapun batu, kalo kena aer pasti luluh juga )
chaiyo !!!!
(maafken ikut nimbrung… ^0^ )
wassalamu’alaykum.wr.wb
tetep semangat yah…
mengingatkanku pada seseorang…

yakin sama yg kita lakuin aja..
takutnya tar malah nyesel di kemudian hari…
makasih bwt smua yang mendukungku…
salut…
semoga hatiku ga’ kan goyah…
cayooo